"SEBARKANLAH SALAM DI ANTARA KALIAN"

Saturday, July 11, 2015

Tazkirah Ramadan 1436 – Malam 23: Semuanya Dengan Izin Allah



Disampaikan oleh: al-ustaz Badrul Hisyam Sulaiman
Tempat: Masjid Mukim Padang Bongor, Kota Bharu

Semua yang terjadi di atas muka bumi ini adalah dengan izin Allah. Tanpa izin daripada-Nya maka sesuatu tak akan terjadi walaupun kita mengharapkan ianya terjadi. Allah maha berkuasa. Untuk menjadikan sesuatu berlaku bagi Allah amat mudah. Semudah ungkapan “kun Fayakuun”.

Malam al-qadr yang penuh keberkatan- beramal pada malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan tak akan berlaku kecuali dengan izin Allah.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4)

Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam al-qadr. Dan tahukah kamu apakah malam al-qadr itu? Malam al-qadr itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Turunnya para malaikat dan Jibril. Ruh dalam ayat ini bukan ruh orang mati ni. Maksud ruh di sini ialah Malaikat Jibril. Jibril juga dikenali sebagai ruhul amin نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ . Juga dikenali sebagai ruhul qudus قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ. Semua ini berlaku dengan izin Allah.

Syafaat yang akan diberikan pada hari akhirat juga adalah dengan kehendak dan izn Allah.

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ

tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya

يَوْمَئِذٍ لَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَرَضِيَ لَهُ قَوْلًا

Pada hari itu tidak berguna syafaat, kecuali (syafa'at) orang yang Allah Maha Pemurah Telah memberi izin kepadanya, dan dia Telah meredhai perkataannya.(Toha:109)

Pada hari akhirat semua makhluk termasuk malaikat tidak boleh berkata-kata kecuali dengan izin Allah.
يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا لَا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَقَالَ صَوَابًا

Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf- saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar (an-naba’:38).

Allah juga mengizinkan sesuatu itu terjadi tetapi tanpa reda-Nya. contohya sihir. Nabi sendiri terkena sihir dengan izin Allah. Pernah nabi disihir tapi tak teruk sangat. Cumanya nabi bagitahu seolah dia melakukan sesuatu tapi sebenarnya tidak.

Dalam satu ayat Allah menceritakan tentang cubaan yang diturunkan kepada satu penduduk. Yang man penduduk itu diuji dengan ajaran sihir. Sihir ini tak akan terjadi kecuali dengan izin Allah.
وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ
dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah.

وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam (at-takwir:29).

Semoga Allah memberi keizinan kepada kita untuk memperbaiki amalan kita dan berada pada jalan yang mendapat reda-Nya.

0 comments:

Post a Comment